Mengenal Obligasi Berdasarkan Jenis-Jenis Obligasi

Posted on

Investasi menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat sebagai tabungan jangka panjang di mana investasi ini terbagi menjadi banyak macam. Saat ini terdapat 7 jenis investasi yaitu properti, emas, saham, obligasi, reksa dana, deposito, dan tabungan. Tabungan sudah menjadi produk investasi yang paling umum namun obligasi menjadi yang bisa dibilang cukup diminati juga sehingga apabila anda tertarik, bisa mencoba untuk mengenal obligasi terlebih dahulu.

Mengenal Obligasi
Mengenal Obligasi

Apa Itu Obligasi?

Obligasi merupakan sebuah surat yang diterbitkan oleh penerbit obligasi sebagai surat pernyataan utang kepada pemegang obligasi. Surat obligasi sudah menjadi hal yang tidak asing lagi di dunia pasar modal. Jadi artinya, pemegang obligasi merupakan pihak yang memiliki piutang sedangkan penerbit obligasi merupakan pihak yang memiliki utang kepada pemegang obligasi.

Pembayaran obligasi selalu dikenakan bunga atau kupon yang wajib dibayarkan oleh penerbit obligasi terhadap pemegang obligasi. Jangka waktu obligasi bervariasi dan biasanya mulai dari 1 tahun hingga 10 tahun.

Obligasi ini bisa dibilang hampi mirip dengan saham karena bisa diperjualbelikan. Namun jika saham diperjualbelikan melalui BEI, maka tidak berlaku demikian untuk obligasi. Obligasi bisa dibeli dari pihak penerbit obligasi yang telah menyetujui kesepakatan yang telah ditentukan dengan pembeli.

Contohnya apabila pemerintah di sini sebagai penerbit obligasi di mana investor berniat membeli obligasi langsung dari pemerintah yang bisa didapatkan di agen penjual. Pemerintah telah menetapkan bahwa obligasi ini bisa dibeli melalui agen penjual yang ditunjuk, contohnya seperti bank dan lembaga sekuritas. Salah satu bank Indonesai yang bertindak sebagai agen penjual obligasi yaitu Maybank.

Maybank merupakan salah satu bank di Indonesia yang sudah ditunjuk dan dipercaya sebagai agen penjual obligasi. Anda bisa langsung mengunjungi website resmi Maybank untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap serta syarat-syarat yang dibutuhkan untuk membeli obligasi.

Jenis Obligasi Berdasarkan Penerbit

Pada dasarnya tidak boleh sembarangan badan hukum menerbitkan obligasi karena sudah ada peraturan yang sangat ketat mengenai obligasi. Sehingga meskipun setiap orang bisa membuat surat utang namun hanya yang sah menurut hukum yang laku diperjualbelikan atau ditawarkan karena lebih aman dan terpercaya. Berikut terdapat jenis-jenis obligasi yang ada.

1. Obligasi Pemerintah

Obligasi Pemerintah dalah surat utang yang dikeluarkan dari negara yang sudah sah secara hukum. Obligasi pemerintah Indonesia terbagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI) dan Sukuk Ritel (SukRi) serta Saving Bond Ritel (SBR) dan Sukuk Negara Tabungan (ST).

2. Obligasi Korporasi

Obligasi korporasi bisa diterbitkan oleh BUMN ataupun swasta. Surat utang ini dianggap memiliki resiko yang lebih tinggi karena bukan dikeluarkan oleh pihak pemerintah namun hal ini juga bisa berdasarkan kondisi penerbit obligasi tergantung perusahaan penerbit, kondisi politik, dan pasar modal.

3. Obligasi Municipal

Obligasi Municipal diterbitkan dengan tujuan untuk membayar dan memenuhi kebutuhan proyek daerah agar perkembangan dan pembanguan daerah dapat tetap berjalan lancar. Obligasi jenis inti umumnya diterbitkan oleh pemerintah daerah. Namun Obligasi Municipal memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah pusat karena memiliki resiko gagal bayar.

Selain jenis obligasi di atas masih banyak jenis obligasi lain yang ada. Untuk itulah sebelum berinvestasi dengan obligasi ada baiknya untuk mengenal obligasi dengan lebih baik lagi serta memahami tentang keuntungan dan risiko yang didapatkan. Pemahaman obligasi yang kurang malah akan memberikan dampak kerugian yang cukup besar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *